Sementara itu, Festival Rebana menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan seni musik bernuansa Islami yang berkembang di lingkungan pesantren dan komunitas keagamaan.
Penyelenggaraan ketiga kegiatan tersebut mempertemukan unsur seni, kemampuan membaca Al Quran, dan tradisi keilmuan pesantren dalam satu rangkaian peringatan Hari Santri.
MAGELANG, BOROBUDURCHANEL – Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menggelar Festival Rebana, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut dibuka pada Senin (12/10/2026) malam di halaman parkir Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur, Sawitan, Kabupaten Magelang. Pembukaan dilakukan Wakil Bupati Magelang Sahid yang mewakili bupati.
Berdasarkan pemberitaan portal resmi Berita Magelang, kegiatan ini diselenggarakan untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al Quran sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan di Kabupaten Magelang.
Ketiga agenda tersebut memiliki jadwal pelaksanaan berbeda. Festival Rebana berlangsung pada 12–13 Oktober 2026, sedangkan MTQ dan MQK dijadwalkan pada 14–15 Oktober 2026.
MTQ merupakan ajang untuk menguji kemampuan membaca dan melantunkan ayat-ayat suci Al Quran sesuai kaidahnya. Adapun MQK merupakan musabaqah yang berkaitan dengan kemampuan membaca, memahami, dan mengkaji kitab-kitab keislaman klasik atau kitab kuning.
Sementara itu, Festival Rebana menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan seni musik bernuansa Islami yang berkembang di lingkungan pesantren dan komunitas keagamaan.
Penyelenggaraan ketiga kegiatan tersebut mempertemukan unsur seni, kemampuan membaca Al Quran, dan tradisi keilmuan pesantren dalam satu rangkaian peringatan Hari Santri.
Informasi mengenai pembukaan kegiatan ini dipublikasikan melalui portal resmi Berita Magelang pada 12 Oktober 2026. ANTARA Jawa Tengah juga memberitakan kegiatan tersebut.***
Sumber: Berita Magelang dan ANTARA Jawa Tengah.
editor: Aris Munandar











