
BOROBUDURCHANEL.COM – PEMALANG – Nama Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menjadi sorotan nasional setelah diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (28/7/2026) malam. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan operasi penindakan tersebut, sementara KPK masih mendalami perkara sebelum mengumumkan secara resmi status hukum para pihak yang diamankan.
Berdasarkan informasi yang berkembang, OTT tersebut diduga berkaitan dengan dugaan praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, meliputi proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta dugaan suap jual beli jabatan. Namun, KPK belum menyampaikan konstruksi perkara secara resmi karena pemeriksaan masih berlangsung.

Sebelum terjun ke dunia politik, Anom Widiyantoro dikenal sebagai profesional di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pria kelahiran Cimahi, Jawa Barat, 20 Maret 1970 itu meniti karier di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) hingga dipercaya menjabat General Manager.
Ia kemudian melanjutkan karier sebagai Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM PT Hotel Indonesia Properti (HIP), anak usaha WIKA. Pada 2024, Anom memutuskan mundur dari jabatan tersebut untuk mengikuti kontestasi Pilkada Kabupaten Pemalang.
Diusung Enam Partai
Pada Pilkada Pemalang 2024, Anom Widiyantoro berpasangan dengan Nurkholes sebagai calon Wakil Bupati.
Pasangan ini diusung koalisi enam partai politik, yakni Partai Golkar, Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Hanura, Partai Buruh, dan Partai Gelora.
Dalam Pilkada tersebut, Anom-Nurkholes menghadapi dua pasangan calon lainnya, yaitu:
- Vicky Prasetyo – Mochammad Suwendi yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
- Mansur Hidayat – Muhammad Bobby Dewantara yang diusung koalisi Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai NasDem, Partai Demokrat, PAN, PKS, PPP, Partai Garuda, dan PKN.
Menang Pilkada 2024
Hasil rekapitulasi KPU Kabupaten Pemalang menetapkan pasangan Anom Widiyantoro–Nurkholes sebagai pemenang Pilkada 2024 dengan perolehan 278.043 suara atau 44,51 persen suara sah.
Perolehan tersebut mengungguli pasangan Mansur Hidayat–Muhammad Bobby Dewantara yang memperoleh 225.503 suara serta pasangan Vicky Prasetyo–Mochammad Suwendi yang meraih 121.158 suara.
Setelah dilantik sebagai Bupati Pemalang periode 2025–2030, Anom mengusung visi pembangunan “Pemalang MULYA” (Maju, Unggul, Lestari, dan Berbudaya).
Kini, perjalanan politik Anom Widiyantoro memasuki babak baru setelah terjaring OTT KPK. Hingga berita ini diterbitkan, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Anom dan sejumlah pihak lain yang diamankan. Lembaga antirasuah itu menyatakan akan mengumumkan secara resmi konstruksi perkara, barang bukti, serta status hukum para pihak setelah proses pemeriksaan dalam waktu 1×24 jam selesai. (ARIEF)









