Perkuat LAZISNU, Perkuat Kemandirian NU Wujudkan Kemaslahatan Umat

Ketua Lazisnu PCNU Kabupaten Magelang Afiffudin S.Ag . foto istimewaa
Ketua Lazisnu PCNU Kabupaten Magelang, Afiffudin, S.Ag. (foto_istimewa)
banner 468x60

Oleh: Afiffuddin, S.Ag.

BOROBUDURCHANEL.COM – Memperkuat Kemandirian NU merupakan amanat Khittah NU 1926, sekaligus implementasi dari mabadi’ khaira ummah untuk mewujudkan kemaslahatan umat. Hal itu memerlukan pemberdayaan dan pendayagunaan berbagai instrumen yang ada dalam struktur organisasi dan lembaga-lembaga yang ada di dalamnya, terutama instrumen yang bisa langsung menyentuh kehidupan umat. Salah satunya adalah LAZISNU.

LAZISNU bukan sekadar lembaga penghimpun zakat, infak, dan sedekah serta sana sosial kemasyarakatan lainnya. LAZISNU adalah jantung kepedulian sosial Nahdlatul Ulama. Di sanalah semangat gotong royong, ukhuwah, dan keberpihakan kepada kaum dhuafa diwujudkan secara nyata.

Zakat tidak boleh berhenti sebagai ibadah personal. Zakat harus menjadi kekuatan sosial yang mampu mengurangi kemiskinan, membuka akses pendidikan, meningkatkan layanan kesehatan, memberdayakan pelaku usaha kecil, dan mengangkat martabat masyarakat.

Karena itu, memperkuat LAZISNU bukan hanya tugas pengurusnya. Ini adalah tanggung jawab seluruh warga Nahdliyin. Semakin besar kepercayaan masyarakat kepada LAZISNU, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh umat.

Namun, kepercayaan tidak lahir dengan sendirinya. Kepercayaan dibangun melalui tata kelola yang profesional, transparan, akuntabel, dan amanah. Setiap rupiah yang dititipkan oleh masyarakat harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang nyata, terukur, dan berdampak nyata.

Saya optimis, suatu saat di setiap cabang, wakil cabang dan ranting NU, bahkan anak ranting NU, LAZISNU dapat menjadi pusat pemberdayaan umat. Anak-anak yatim memperoleh pendidikan yang layak. Santri berprestasi mendapatkan beasiswa. Pelaku UMKM memperoleh modal dan pendampingan. Masyarakat yang tertimpa musibah mendapatkan pertolongan dengan cepat. Inilah wajah Islam yang menghadirkan rahmat, bukan hanya dalam ceramah dan retorika, tetapi dalam tindakan dan semangat berbagi.

NU memiliki jutaan warga. Bila semangat berbagi ini dikelola dengan baik melalui LAZISNU, insya Allah akan lahir kekuatan sosial dan ekonomi yang luar biasa. Kita (Nahdliyyin) tidak hanya akan mampu membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga mamapu membangun kemandirian umat secara berkelanjutan.

LAZISNU harus menjadi sentra gerakan bersama, bukan sekadar lembaga sektoral di NU. Sebab NU yang kuat bukan hanya karena banyak anggotanya, tetapi karena mampu menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Ketika LAZISNU kuat, kepedulian tumbuh. Ketika kepedulian tumbuh, ikatan persaudaraan menguat. Dan ketika persaudaraan menguat, NU akan semakin kokoh sebagai pelayan umat dan penjaga kemaslahatan bangsa mewujudkan kemakmurkan dan kesejahteraan. (Afiffudin)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *