BOROBUDURCHANEL.COM, Magelang – Nasib apes dialami Trisang Edi Wibowo (35), warga Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Uang tunai sebesar Rp150 juta yang baru diambil dari bank raib setelah mobil yang ditinggalkannya untuk membeli bakso menjadi sasaran aksi pecah kaca.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 14.18 WIB di Jalan Sarwo Edhie Wibowo, Pakelan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.
Berhenti Beli Bakso, Uang Rp150 Juta Raib
Trisang mengatakan, sebelum kejadian dirinya baru saja mengambil uang tunai Rp150 juta dari Bank BCA. Ia kemudian pulang menggunakan mobil Honda Brio bernomor polisi AA-1825-NA.
Di tengah perjalanan, korban memutuskan berhenti untuk membeli bakso lombok ijo di kawasan Pakelan. Mobil diparkir di depan deretan kios kosong, sementara uang tunai ditinggalkan di dalam kendaraan.
“(Kejadian) jam 14.18 WIB. Dari bank terus arah pulang, mau jajan bakso lombok ijo,” kata Trisang kepada wartawan di lokasi kejadian.
Teriakan Anak Sekolah Jadi Pertanda
Tak lama setelah menyeberang menuju warung bakso, Trisang mendengar teriakan anak-anak sekolah yang berada di sekitar lokasi.
“Saya parkir sini, saya nyeberang ke sana tak tinggal, banyak anak sekolah di sini teriak-teriak,” ujarnya.
Korban langsung berlari menuju mobilnya. Namun saat tiba, kaca depan sebelah kiri kendaraan sudah pecah dan uang tunai Rp150 juta yang disimpan di dalam mobil telah hilang.
“Terus saya lari ke sini, kaca sudah pecah. Yang hilang uang Rp150 juta. Uang itu habis diambil dari Bank BCA,” ungkapnya.
Diduga Pelaku Sudah Mengincar Korban
Trisang mengaku sengaja meninggalkan uang di dalam mobil karena tidak muat dimasukkan ke dalam tas.
Ia juga baru menyadari ban belakang kiri mobil dalam kondisi kempis saat memarkir kendaraan. Korban menduga pelaku lebih dulu mengempiskan ban menggunakan paku payung agar memiliki kesempatan menjalankan aksinya.
Dugaan tersebut kini menjadi salah satu bagian yang didalami polisi dalam proses penyelidikan.
CCTV Rekam Tiga Orang Naik Dua Motor
Usai menerima laporan, petugas kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Salah seorang pedagang parfum di sekitar lokasi, Faras Alhimsya (24), mengatakan tidak melihat langsung aksi pencurian. Namun dari rekaman CCTV terlihat tiga orang yang diduga pelaku menggunakan dua sepeda motor.
“Kalau rekaman CCTV, pas mobil parkir memang tidak terlihat. Tapi terduga pelaku terekam. Ada tiga orang naik dua motor dan semuanya memakai helm,” kata Faras.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolsek Mertoyudan AKP Aris Mulyono membenarkan adanya laporan dugaan pencurian dengan modus pecah kaca tersebut.
Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
“Lagi ditindak lanjuti. Betul korban sudah melapor. Informasinya uang yang hilang sekitar Rp150 juta,” ujar Aris.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan uang tunai maupun barang berharga di dalam kendaraan, terutama setelah melakukan transaksi dalam jumlah besar di bank, guna menghindari menjadi sasaran pelaku kejahatan.(*)










