Dengarkan Jeritan Rakyat, Rois Syuriah PCNU Magelang: Yang Tak Peduli Keluh Kesah Warga Tak Punya Hati Nurani

WhatsApp Image 2026 08 01 at 15.39.53
banner 468x60

BOROBUDURCHANEL.COM – MAGELANG – Pesan moral mengemuka dalam aksi damai penolakan aktivitas tambang pasir di Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, Sabtu (1/8/2026). Rois Syuriah PCNU Kabupaten Magelang, K.H. Thoha Mansur, mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar tidak menutup mata terhadap penderitaan masyarakat.

Dalam tausiyahnya saat memimpin doa bersama, K.H. Thoha Mansur menegaskan bahwa setiap pemimpin maupun pihak yang memiliki kewenangan harus mau mendengar suara rakyat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Orang yang tidak mau mendengarkan keluh kesah masyarakat, berarti dia tidak punya hati nurani,” dawuh K.H. Thoha Mansur di hadapan ratusan peserta aksi.

Menurutnya, mendengarkan aspirasi masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab moral. Persoalan yang dihadapi warga tidak cukup disikapi dengan diam, tetapi harus dijawab melalui kebijakan yang adil dan mengedepankan kemaslahatan bersama.

Pesan tersebut disampaikan di tengah doa bersama yang digelar warga Desa Sambeng bersama GEMA PELITA dan NU Ranting Sambeng sebagai bentuk penolakan terhadap aktivitas tambang pasir. Berdasarkan surat undangan penyelenggara, warga menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak aktivitas tambang terhadap lingkungan, termasuk sumber mata air dan fasilitas pendidikan di sekitar lokasi.

Aksi yang dihadiri tokoh agama, masyarakat, serta sejumlah anggota DPRD itu berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Warga berharap pesan yang disampaikan Rois Syuriah PCNU Magelang dapat menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk mengedepankan dialog, mendengar aspirasi masyarakat, dan mencari solusi yang berpihak pada kepentingan bersama.(tajumena)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *