BOROBUDURCHANEL.COM – JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang terus mematangkan persiapan menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Salah satu bentuk kesiapan tersebut diwujudkan melalui launching Posko Ramah Muktamirin oleh MWC NU dan badan otonom NU Kecamatan Tembelang di kawasan Pasar Ngrawan, Kecamatan Tembelang, Senin (24/8/2026).
Posko ini disiapkan sebagai salah satu titik layanan bagi muktamirin maupun tamu dari berbagai daerah yang melintas di wilayah Tembelang selama rangkaian Muktamar ke-35 NU berlangsung.
Bupati Jombang Warsubi yang meresmikan posko tersebut mengapresiasi gotong royong berbagai elemen masyarakat dalam menyambut pelaksanaan muktamar.
“Saya menyambut baik kegiatan launching Posko Ramah Muktamirin di Kecamatan Tembelang hari ini. Saya menyampaikan apresiasi kepada MWC NU dan badan otonom NU Kecamatan Tembelang, BAMAG Jombang, Muhammadiyah, Forkopimcam Tembelang, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Warsubi.
Menurut Warsubi, pelaksanaan Muktamar ke-35 NU diperkirakan meningkatkan kunjungan masyarakat dari berbagai daerah ke Kabupaten Jombang.
Banyaknya muktamirin dan tamu yang datang, kata dia, membutuhkan kesiapan bersama agar mereka dapat merasakan suasana Jombang yang aman, nyaman dan kondusif.
“Banyak muktamirin dan tamu dari berbagai daerah diperkirakan datang sehingga diperlukan kesiapan bersama agar mereka dapat merasakan Jombang yang aman, nyaman dan kondusif,” tuturnya.
Libatkan Lintas Organisasi dan Agama
Warsubi menilai keterlibatan berbagai unsur lintas organisasi dan lintas agama dalam Posko Ramah Muktamirin menjadi contoh positif bagi masyarakat.
Menurutnya, perbedaan organisasi maupun latar belakang tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja sama dalam kebaikan dan kepentingan masyarakat.
“Ini menunjukkan bahwa ketika ada kegiatan besar di Jombang, seluruh elemen masyarakat dapat ikut serta mengambil peran,” katanya.
Ia berharap keberadaan posko tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi muktamirin dan tamu yang melintas di Kecamatan Tembelang.
Lokasi posko yang berada di kawasan Pasar Ngrawan juga dinilai strategis karena menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.
Karena itu, Warsubi meminta pengelola posko bersinergi dengan pedagang dan pengelola pasar untuk menjaga kenyamanan para muktamirin maupun pengunjung.
Salah satunya dengan memastikan harga barang dan kebutuhan tetap wajar.
“Mari kita jaga kewajaran harga agar muktamirin dapat berbelanja dengan nyaman dan pedagang tetap mendapat manfaat,” pesan Warsubi.
Selain menjaga kewajaran harga, masyarakat juga diajak mempertahankan kebersihan lingkungan sekitar pasar agar tetap bersih, tertib dan nyaman.
Muktamar Dorong Pergerakan Ekonomi Jombang
Dalam sambutannya, Warsubi juga mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Tembelang ikut mendukung kelancaran pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Ia menilai muktamar bukan hanya menjadi agenda organisasi keagamaan, tetapi juga berpotensi mendorong pergerakan ekonomi di Kabupaten Jombang.
“Banyak orang akan datang, banyak usaha akan bergerak, dan banyak sektor masyarakat yang dapat merasakan dampaknya,” ungkapnya.
Menurut Warsubi, kelancaran seluruh rangkaian muktamar akan memberikan dampak luas bagi daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.
“Terakhir, mari kita jaga Jombang bersama, kita sambut para muktamirin dan tamu dengan baik, dan kita sukseskan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Kabupaten Jombang,” tuturnya.
Usai menyampaikan sambutan, Warsubi secara resmi membuka Posko Ramah Muktamirin dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.
Posko tersebut diharapkan menjadi bentuk nyata gotong royong masyarakat dalam menyambut kedatangan para muktamirin sekaligus menjaga citra Jombang sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU yang ramah, aman dan nyaman.










