Akses Dagang ke Lima Pasar Eurasia Terbuka, Prabowo Dorong FTA Indonesia-EAEU Segera Berlaku

Prabowo mendorong FTA Indonesia EAEU segera berlaku untuk membuka akses produk Indonesia ke lima pasar Eurasia
Prabowo mendorong FTA Indonesia-EAEU segera berlaku untuk membuka akses produk Indonesia ke lima pasar Eurasia. (dok istimewa)
banner 468x60

BOROBUDURCHANEL.COM — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong agar Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia atau Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (Indonesia-EAEU FTA) segera diberlakukan.

Menurut Prabowo, percepatan pemberlakuan perjanjian tersebut penting agar Indonesia dapat segera memanfaatkan peluang perdagangan dengan negara-negara anggota Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), termasuk Rusia.

Dorongan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Forum Ekonomi Timur (Eastern Economic Forum/EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

“Indonesia ingin perjanjian ini segera berlaku dan dapat dimanfaatkan, segera setelah pertukaran notifikasi memungkinkan,” ujar Prabowo.

Indonesia Sudah Rampungkan Proses Persetujuan

Indonesia-EAEU FTA merupakan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan blok ekonomi Eurasia yang terdiri atas Rusia, Kazakhstan, Belarus, Armenia, dan Kirgizstan.

Perjanjian tersebut telah ditandatangani oleh negara-negara anggota EAEU bersama Komisi Ekonomi Eurasia di St. Petersburg pada 21 Desember 2025.

Kesepakatan ini mencakup penghapusan atau pengurangan bea masuk untuk 11.882 pos tarif. Jumlah tersebut mencakup lebih dari 90 persen barang yang diperdagangkan antara Indonesia dan negara-negara EAEU.

Dari sisi Indonesia, proses persetujuan juga telah berjalan. Komisi VI DPR RI telah memberikan persetujuan terhadap Indonesia-EAEU FTA.

Selanjutnya, pada Juli 2026, Presiden Prabowo menandatangani Peraturan Presiden tentang pengesahan perjanjian tersebut.

Karena itu, Prabowo meminta negara-negara anggota EAEU menyelesaikan prosedur internal masing-masing agar kesepakatan dapat segera masuk ke tahap implementasi.

“Saya dengan hormat meminta setiap negara anggota EAEU untuk menyelesaikan prosedur internalnya, sehingga kita dapat memanfaatkan perjanjian ini sesegera mungkin,” katanya.

Buka Akses ke Lima Pasar Eurasia

Prabowo menilai Indonesia-EAEU FTA memiliki arti penting bagi pengembangan perdagangan negara-negara berkembang atau Global South.

Perjanjian itu akan membuka peluang bagi produsen Indonesia untuk memperluas pemasaran produk ke lima pasar negara anggota EAEU.

Di sisi lain, produsen dari kawasan Eurasia juga memperoleh akses ke pasar Indonesia yang memiliki lebih dari 290 juta konsumen.

Namun, peluang tersebut tidak hanya bergantung pada berlakunya tarif preferensial. Kesiapan dunia usaha menjadi bagian penting agar manfaat perjanjian dapat langsung diterjemahkan menjadi aktivitas perdagangan.

Sejumlah perwakilan dunia usaha Indonesia turut hadir dalam Forum Ekonomi Timur. Mereka diarahkan untuk mempersiapkan pengiriman perdana, mengidentifikasi calon pembeli, memastikan kesiapan logistik, hingga membangun skema pembayaran yang sesuai dengan ketentuan FTA.

Pemerintah berharap ketika skema tarif Indonesia-EAEU FTA mulai berlaku, berbagai kebutuhan perdagangan sudah siap. Mulai dari barang yang akan dipasarkan, jalur distribusi, calon pembeli hingga kontrak perdagangan.

Prabowo Bidik Perdagangan Indonesia-Rusia Berlipat

Selain mendorong percepatan implementasi FTA, Prabowo secara khusus menargetkan peningkatan perdagangan bilateral Indonesia dan Rusia.

Presiden mendorong kedua negara menetapkan target untuk menggandakan nilai perdagangan melalui pelaksanaan Indonesia-EAEU FTA.

“Di Forum ini, saya mendorong agar Indonesia dan Rusia menetapkan target yang jelas, yaitu menggandakan nilai perdagangan kita dalam evaluasi awal pelaksanaan FTA EAEU,” ujar Prabowo kepada peserta forum dan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin.

Data perdagangan menunjukkan nilai perdagangan bilateral Indonesia-Rusia pada 2025 mencapai sekitar USD4,8 miliar atau mendekati USD5 miliar.

Nilai tersebut meningkat 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemerintah berharap hubungan ekonomi Indonesia dan Rusia terus bergerak positif, baik melalui hubungan perdagangan bilateral maupun melalui kerangka kerja sama Indonesia dengan EAEU.

Kali Kedua Prabowo Hadiri Forum Ekonomi Rusia

Kehadiran Prabowo di Forum Ekonomi Timur ke-11 merupakan bagian dari pemenuhan undangan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Forum ekonomi tahunan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menarik investasi ke wilayah Timur Jauh Rusia, tetapi juga memperkuat hubungan perdagangan Rusia dengan negara-negara Asia dan kawasan Asia-Pasifik.

Bagi Indonesia, forum tersebut menjadi ruang untuk mendorong kesiapan perdagangan menjelang implementasi Indonesia-EAEU FTA.

Kunjungan ini juga menjadi kali kedua Prabowo menghadiri forum ekonomi internasional di Rusia.

Sebelumnya, pada Juni 2025, Prabowo menghadiri Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) sebagai tamu kehormatan.

Dengan telah diselesaikannya proses persetujuan di Indonesia, perhatian berikutnya tertuju pada penyelesaian prosedur internal negara-negara EAEU. Setelah seluruh proses memungkinkan perjanjian berlaku, kesiapan pelaku usaha akan menjadi faktor penting untuk memastikan akses pasar baru tersebut benar-benar menghasilkan aktivitas perdagangan.(*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *