Akhirnya Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa Ditangkap

Polisi menangkap dua terduga pelaku dalam kasus tewasnya Candra Waskito 25. foto Istimewa
Polisi menangkap dua terduga pelaku dalam kasus tewasnya Candra Waskito (25). (foto _ Istimewa)
banner 468x60

BOROBUDURCHANEL.COM – SEMARANG — Polisi menangkap dua terduga pelaku dalam kasus tewasnya Candra Waskito (25), bos konter Royal Phone di Ambarawa, Kabupaten Semarang. Keduanya diamankan dalam operasi gabungan pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Satu terduga pelaku ditangkap tim gabungan Polres Semarang dan Polda Jawa Tengah di Kota Semarang. Beberapa jam kemudian, polisi menangkap satu terduga pelaku lainnya di wilayah Kabupaten Semarang.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, penangkapan dilakukan kurang dari dua hari setelah perkara tersebut ditangani polisi.

“Alhamdulillah, dalam waktu kurang dari dua hari, tim gabungan mengamankan dua terduga pelaku,” ujar Heru, Jumat malam.

Tim gabungan yang terlibat terdiri atas Satreskrim Polres Semarang, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng, Tim Inafis Polda Jateng, Tim Inafis Polres Semarang, serta Satreskrim Polres Grobogan.

Dua Terduga Pelaku Masih Diperiksa

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana membenarkan penangkapan tersebut.

Menurut Bodia, kedua terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Semarang.

“Kami sudah menangkap terduga pelaku, atas dukungan kerja sama dengan Subdit Jatanras Ditreskrimum serta Inafis Ditreskrimum Polda Jateng,” kata Bodia.

Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh, termasuk motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Identitas kedua terduga pelaku belum disampaikan kepada publik.

“Untuk lengkapnya selanjutnya menunggu hasil pemeriksaan secara menyeluruh dan jadwal press release,” ujar Bodia.

Polisi Temukan Bercak Darah dan Serpihan Tulang

Dalam penyelidikan di konter Royal Phone Ambarawa, polisi menemukan sejumlah petunjuk yang diduga berkaitan dengan kematian Candra.

Petugas menemukan bercak darah di dalam konter. Selain itu, ditemukan pula serpihan tulang yang diduga merupakan bagian dari tulang kepala korban.

Kapolres Semarang mengatakan, pemeriksaan awal menunjukkan adanya dugaan luka pada bagian belakang kepala korban.

“Kalau pemeriksaan di konter ditemukan bercak darah, kemudian juga ada serpihan tulang,” jelas Heru.

Namun, polisi masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Semarang untuk memastikan penyebab kematian serta jenis luka yang dialami korban.

“Dugaan sementara serpihan tersebut merupakan bagian dari tulang kepala korban. Tetapi saat ini kami masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Semarang,” sambungnya.

Hasil autopsi nantinya juga akan membantu penyidik memastikan apakah luka pada kepala korban disebabkan benda tumpul, benda tajam, atau faktor lainnya.

53 Ponsel Ditemukan di Mobil Korban

Petunjuk lain ditemukan di mobil Honda Jazz milik korban yang ditemukan di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Polisi menemukan 53 telepon seluler masih berada di dalam kendaraan tersebut. Candra ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bagian belakang mobil.

“Di dalam mobil itu juga ditemukan beberapa handphone, yang masih tertinggal di dalam kendaraan,” ujar Heru.

Temuan tersebut masih didalami penyidik untuk mengetahui barang-barang milik korban yang hilang serta kemungkinan adanya barang yang dibawa oleh terduga pelaku.

Polisi juga terus mengumpulkan alat bukti untuk merangkai kejadian mulai dari konter Royal Phone di Ambarawa hingga lokasi ditemukannya korban di wilayah Gubug, Grobogan.

Polisi Dalami Dugaan Pencurian dengan Kekerasan

Kasus tersebut diduga berkaitan dengan tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Namun, polisi masih mendalami motif dan rangkaian kejadian secara menyeluruh.

Penangkapan dua terduga pelaku menjadi titik penting dalam pengungkapan kasus ini. Meski demikian, penyidik masih harus memastikan peran masing-masing serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Hasil pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku dan autopsi Candra Waskito akan menjadi dasar bagi polisi untuk mengungkap penyebab kematian, motif, serta konstruksi perkara secara lengkap.

Polres Semarang dijadwalkan menyampaikan perkembangan lengkap kasus tersebut melalui konferensi pers setelah seluruh rangkaian pemeriksaan dan penyelidikan selesai.(*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *