BOROBUDURCHANEL.COM – MAGELANG — Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Magelang Raya menggelar rapat konsolidasi organisasi untuk memperkuat soliditas alumni sekaligus mematangkan persiapan Pra-Rapat Kerja Cabang (Pra-Rakercab).
Rapat digelar di Rumah Makan Sopel, Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jumat (7/8/2026). Pertemuan tersebut dihadiri 15 alumni PA GMNI Magelang Raya.
Ketua Panitia Rakercab dan Pra-Rakercab PA GMNI Magelang Raya, Ferry Endrian, S.Pd., mengatakan konsolidasi menjadi bagian penting untuk menjaga kekompakan sekaligus memperkuat peran organisasi alumni.
Menurutnya, PA GMNI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh alumni dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Marhaenisme.
“PA GMNI harus tetap menjaga identitas sebagai organisasi alumni yang berlandaskan Marhaenisme. Kita juga harus memaksimalkan dukungan terhadap proses pengkaderan adik-adik GMNI melalui pendampingan, berbagi pengalaman, serta memperkuat jejaring alumni,” kata Ferry.
Dorong Pertemuan Alumni Secara Rutin
Dalam konsolidasi tersebut, Ferry juga mendorong agar pertemuan antarsesama alumni digelar secara rutin.
Pertemuan tidak hanya diarahkan sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk membahas berbagai isu kebangsaan dan persoalan strategis yang berkembang di masyarakat.
Sekretaris Panitia Rakercab dan Pra-Rakercab PA GMNI, Bagyo Harsono, menilai komunikasi antargenerasi perlu terus dijaga.
Menurutnya, mahasiswa dan alumni menghadapi dinamika yang berbeda sehingga diperlukan ruang komunikasi yang berkelanjutan.
“Pertemuan rutin penting untuk menjaga komunikasi antargenerasi sekaligus menjadi ruang bertukar pengalaman,” ujarnya.
Ia berharap pertemuan rutin dapat menjadi agenda tetap organisasi. PA GMNI juga dinilai perlu mempertahankan sikap kritis terhadap berbagai persoalan kebangsaan dengan tetap mengedepankan independensi dan sikap konstruktif.
Bahas Persiapan Konferensi Cabang
Sementara itu, Bendahara Panitia PA GMNI Magelang Raya, Silvia Ayu, menyampaikan hasil rapat melalui Zoom Meeting bersama DPP PA GMNI.
Salah satu agenda yang dibahas adalah pelaksanaan konferensi cabang berdasarkan wilayah karesidenan. Untuk wilayah Kedu, jadwal pelaksanaan masih menunggu persetujuan Ketua Harian DPP PA GMNI.
Selain persiapan agenda organisasi, peserta rapat sepakat memperkuat komunikasi antaralumni dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak.
PA GMNI Magelang Raya juga menilai proses kaderisasi tidak berhenti ketika anggota GMNI menyelesaikan masa kemahasiswaannya dan menjadi alumni.
Alumni memiliki tanggung jawab untuk terus memberikan pendampingan kepada kader GMNI agar berkembang menjadi generasi yang memiliki karakter, wawasan kebangsaan, serta tetap memegang nilai-nilai Marhaenisme.
Empat Agenda Hasil Konsolidasi
Rapat konsolidasi tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan yang akan menjadi bagian dari langkah organisasi ke depan.
Di antaranya memperkuat nilai-nilai Marhaenisme, mendukung proses kaderisasi GMNI, menggelar pertemuan alumni secara rutin setiap tiga hingga enam bulan, serta mendukung berbagai program pelatihan yang diselenggarakan DPP PA GMNI.
PA GMNI Magelang Raya juga mulai mematangkan persiapan Pra-Rakercab sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi antar-pengurus.
Konsolidasi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat eksistensi PA GMNI Magelang Raya sebagai organisasi alumni yang aktif berkontribusi bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.










