Veda Ega Pratama Tatap Moto3 Inggris 2026 dengan Percaya Diri, Silverstone Jadi Awal Misi Baru Honda Team Asia

Veda Ega Pratama optimistis melanjutkan tren positif di Moto3 Inggris 2026 sementara Honda Team Asia memberi debut bagi Kiattisak Singhapong
Veda Ega Pratama Bidik Hasil Terbaik di Moto3 Inggris 2026, Silverstone Siap Uji Mental Rookie Indonesia (gh/BorobudurChanel)
banner 468x60

BOROBUDURCHANEL.COM – Kejuaraan Dunia Moto3 2026 memasuki babak baru. Setelah jeda musim panas selama tiga pekan, para pembalap kembali bersaing pada putaran ke-12 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Inggris, dalam balapan bertajuk  Grand Prix Qatar Airways Britania Raya  akhir pekan ini.

Bagi Honda Team Asia, seri ini bukan sekadar pembuka paruh kedua musim. Silverstone menjadi momentum untuk melanjutkan tren positif yang mulai terlihat sebelum jeda, terutama melalui performa pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang terus menunjukkan perkembangan menjanjikan pada musim debutnya di kelas Moto3.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Veda datang ke Inggris dengan kepercayaan diri yang meningkat setelah mencatat hasil terbaiknya musim ini. Pada putaran sebelumnya di Sachsenring, Jerman, pembalap bernomor #9 tersebut berhasil finis di posisi kedelapan sekaligus mengamankan poin penting bagi tim.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa adaptasi Veda terhadap karakter motor Moto3 semakin matang. Dari seri ke seri, pembalap asal Indonesia itu mampu memangkas jarak dengan para pesaing yang lebih berpengalaman.

“Saya sangat senang bisa kembali balapan setelah liburan musim panas. Penting untuk memiliki waktu untuk memulihkan diri, mengisi kembali energi, dan mempersiapkan diri untuk paruh kedua musim,” ujar Veda.

Menurutnya, hasil di Sachsenring memberikan suntikan kepercayaan diri yang sangat berarti.

“Balapan terakhir di Jerman memberi saya lebih banyak kepercayaan diri karena kami kembali menunjukkan kecepatan yang bagus dan mencetak poin penting. Setiap akhir pekan saya merasa semakin banyak belajar tentang Moto3, dan itu memberi saya motivasi ekstra untuk balapan selanjutnya,” katanya.

Silverstone, Sirkuit Legendaris yang Sarat Tantangan

Silverstone dikenal sebagai salah satu lintasan paling bersejarah sekaligus paling menantang dalam kalender MotoGP. Dengan usia lebih dari tujuh dekade, sirkuit ini memiliki karakter cepat, kombinasi tikungan flowing, serta lintasan panjang yang menuntut konsistensi dan keberanian pembalap.

Tak hanya itu, cuaca Inggris yang kerap berubah dalam waktu singkat membuat strategi tim menjadi faktor penentu sepanjang akhir pekan balapan.

Meski demikian, Veda mengaku sangat menikmati karakter Silverstone dan optimistis dapat mempertahankan tren positif yang telah dibangun sebelum jeda musim.

“Silverstone adalah sirkuit yang sangat istimewa. Sirkuit ini panjang, cepat, dan selalu menantang, tetapi saya senang bisa balapan di sana lagi,” ujarnya.

Ia menegaskan fokus utamanya adalah bekerja maksimal bersama tim sejak sesi latihan pertama agar mampu tampil kompetitif hingga balapan utama.

“Bersama tim, kami akan terus bekerja keras sejak sesi pertama dan mencoba untuk berjuang meraih hasil yang bagus. Tujuan saya adalah untuk terus meningkatkan kemampuan, tetap kompetitif sepanjang akhir pekan, dan terus berjuang lebih dekat ke depan. Saya akan memberikan yang terbaik di setiap sesi dan semoga kami bisa membawa pulang hasil yang bagus lagi,” tutur Veda.

Debut Kiattisak Perkuat Misi Pembinaan Talenta Asia

Selain mengandalkan Veda Ega Pratama, Honda Team Asia juga membawa wajah baru pada putaran Silverstone. Pembalap Thailand  Kiattisak Singhapong  akan menjalani debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3 menggantikan  Zen Mitani, yang masih menjalani pemulihan cedera tangan setelah mengalami kecelakaan di Assen, Belanda.

Kiattisak bukan nama asing di jenjang pembinaan pembalap muda. Saat ini ia berkompetisi di  FIM JuniorGP World Championship  dan Red Bull MotoGP Rookies Cup, dua ajang yang selama ini menjadi batu loncatan menuju Kejuaraan Dunia Moto3.

Kesempatan tampil di Silverstone menjadi langkah penting dalam kariernya sekaligus mempertegas komitmen Honda Team Asia dalam membuka jalan bagi pembalap-pembalap muda Asia untuk berkembang di panggung balap dunia.

Dengan perpaduan pengalaman yang terus bertambah dari Veda Ega Pratama dan hadirnya debutan baru asal Thailand, Honda Team Asia berharap mampu mengawali paruh kedua musim Moto3 2026 dengan hasil positif. Silverstone pun menjadi panggung penting untuk mengukur sejauh mana perkembangan para talenta muda Asia dalam menghadapi persaingan di level tertinggi balap motor dunia.(*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *