BOROBUDURCHANEL.COM – Atmosfer menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 mulai terasa. Tahun ini menjadi momen bersejarah bagi dunia balap nasional karena Indonesia memiliki dua pembalap yang berlaga di kejuaraan dunia, yakni Veda Ega Pratama di kelas Moto3 dan Mario Suryo Aji di kelas Moto2.
Kehadiran dua wakil Merah Putih di ajang Grand Prix menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus menambah semangat menjelang balapan kandang yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, pada 9–11 Oktober 2026.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kedua pembalap tersebut, PT Pertamina (Persero) bersama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar kegiatan Fans Meet & Greet yang dilanjutkan dengan konvoi dari Hotel Artotel Senayan menuju Anjungan Sarinah, Jakarta, Sabtu (18/7/2026).
Acara berlangsung semarak dengan dihadiri komunitas otomotif, para pecinta MotoGP, media, hingga penampilan spesial grup musik RAN yang membawakan tema “Semangat Indonesia Mendunia Bersama Pertamina”.
Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi para penggemar untuk bertemu langsung dengan Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji yang tengah menikmati jeda kompetisi MotoGP musim 2026.
Sebelum kembali mengikuti putaran Inggris pada Agustus mendatang, keduanya memanfaatkan waktu libur untuk pulang ke Indonesia sekaligus menyapa masyarakat yang selama ini memberikan dukungan terhadap perjalanan karier mereka.
Di hadapan para penggemar, Veda dan Mario mengaku bangga bisa tampil di negara sendiri dan merasakan antusiasme luar biasa dari masyarakat.
Mereka berharap dukungan itu terus berlanjut saat tampil pada seri kandang di Mandalika nanti.
“Kami berharap masyarakat Indonesia dapat memenuhi tribun Sirkuit Mandalika untuk memberikan dukungan langsung yang akan menjadi energi tambahan bagi kami di lintasan,” ujar Veda dan Mario.
Dukungan dari publik dinilai akan menjadi motivasi tersendiri bagi kedua pembalap ketika bersaing menghadapi para rider terbaik dunia.
Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, mengatakan penyelenggaraan MotoGP Indonesia tidak hanya menghadirkan tontonan olahraga kelas dunia, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas.
Menurutnya, kehadiran MotoGP mampu menciptakan multiplier effect bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, hingga promosi Indonesia di mata dunia.
Selain itu, ajang tersebut juga menjadi panggung bagi pembalap nasional untuk menunjukkan kualitasnya di tingkat internasional.
“MotoGP Indonesia merupakan ajang internasional yang menciptakan multiplier effect yang besar sekaligus menjadi panggung bagi talenta lokal untuk menunjukkan prestasi dunia,” kata Troy.
Hal senada disampaikan Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron.
Ia menilai penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan sekadar menghadirkan balapan bergengsi, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun ekosistem olahraga balap motor nasional.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia ini merupakan investasi masa depan untuk memperkuat ekosistem motorsport nasional,” ujarnya.
Menurut Baron, keberhasilan Indonesia memiliki pembalap di Moto2 dan Moto3 menunjukkan pembinaan atlet otomotif mulai membuahkan hasil.
Ke depan, diharapkan semakin banyak pembalap muda Indonesia yang mampu mengikuti jejak Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji hingga bersaing di level dunia.
Sementara itu, Ketua Komisi Safety Sepeda Motor IMI Pusat, Ahmad Jayadi, mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan penuh kepada kedua pembalap kebanggaan Indonesia tersebut.
Ia menilai keberadaan Veda dan Mario merupakan modal penting bagi masa depan olahraga balap motor nasional.
“Kedua pembalap Tanah Air ini merupakan masa depan balap motor Indonesia. Semoga kehadiran mereka dapat menjadi inspirasi dan faktor penting dalam meningkatkan iklim olahraga otomotif di Indonesia. Untuk itu, diperlukan dukungan semua pihak agar semua hal positif ini dapat terwujud,” katanya.
MotoGP Mandalika 2026 diperkirakan kembali menyedot perhatian puluhan ribu penonton dari dalam maupun luar negeri. Kehadiran dua pembalap Indonesia di lintasan akan menjadi daya tarik tersendiri sekaligus membuka peluang lahirnya sejarah baru bagi motorsport nasional.
Dengan waktu kurang dari tiga bulan menuju balapan di Mandalika, antusiasme masyarakat diperkirakan terus meningkat. Dukungan langsung dari tribun diharapkan menjadi suntikan semangat bagi Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji untuk tampil maksimal saat membawa nama Indonesia di hadapan publik dunia.(*)









