BOROBUDURCHANEL.COM – MAGELANG – Rangkaian Haul Romo Agung Payaman atau Simbah Kiai Muhammad Siraj Payaman resmi dimulai pada Kamis (6/8/2026). Hari pertama diisi dengan kegiatan ziarah ke makam ulama kharismatik tersebut yang dihadiri para santri, keluarga dzuriyah, alumni pondok pesantren, serta masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Sejak pagi, arus peziarah terus berdatangan untuk memanjatkan doa dan mengenang jasa Simbah Kiai Muhammad Siraj yang dikenal sebagai tokoh ulama sekaligus pendidik berpengaruh di wilayah Magelang dan sekitarnya.
Peziarah datang dari berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Temanggung, Wonosobo, hingga sejumlah wilayah lain di Jawa Tengah. Kehadiran para alumni santri dan dzuriyah menjadi cerminan kuatnya ikatan spiritual yang tetap terjaga lintas generasi.
Panitia telah menyiapkan rangkaian kegiatan haul yang akan berlangsung selama beberapa hari. Adapun puncak acara dijadwalkan pada Minggu (9/8/2026) dalam bentuk pengajian akbar yang diperkirakan akan dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah.
Aktivitas Peziarah Diperkirakan Tingkatkan Kepadatan Lalu Lintas
Meningkatnya jumlah peziarah diperkirakan berdampak pada kepadatan arus kendaraan di ruas Jalan Nasional Magelang–Secang, terutama di sekitar kawasan Payaman yang menjadi lokasi makam Romo Agung.
Posisi makam yang berada tidak jauh dari badan jalan membuat aktivitas penyeberangan jemaah cukup tinggi, terutama pada pagi hari, siang, dan menjelang malam ketika rombongan peziarah datang maupun meninggalkan lokasi.
Karena itu, pengguna jalan dari arah Magelang menuju Secang maupun sebaliknya diimbau meningkatkan kewaspadaan selama rangkaian haul berlangsung.
Pengendara diharapkan mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan Payaman, mematuhi rambu lalu lintas, tidak berhenti sembarangan di bahu jalan, serta mengutamakan keselamatan seluruh pengguna jalan.
Dengan meningkatnya aktivitas masyarakat hingga puncak haul pada akhir pekan, kerja sama antara pengendara, panitia, dan petugas di lapangan diharapkan mampu menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi ribuan jemaah yang mengikuti rangkaian Haul Romo Agung Payaman.(*)










