BOROBUDURCHANEL.COM – WONOSOBO – Menjaga kebersihan lingkungan tidak cukup dilakukan melalui kegiatan bersih-bersih secara sesaat. Perubahan perilaku dan kebiasaan masyarakat dinilai menjadi kunci agar lingkungan tetap terawat dalam jangka panjang.
Semangat tersebut mengemuka dalam peluncuran GELORA (Gerakan Lingkungan Wonosobo Resik dan Asri) Indonesia ASRI yang dirangkaikan dengan aksi bersih World Clean Day (WCD) 2026 di Taman Wisata Kalianget, Kabupaten Wonosobo, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan ini mendapat dukungan Kodim 0707/Wonosobo serta melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, BUMN, BUMD, sektor swasta, organisasi masyarakat hingga masyarakat di tingkat rumah tangga.
Acara dibuka oleh Asisten 3 Bupati Wonosobo, dr. Mohamad Riyatno, M.Kes., yang hadir mewakili Bupati Wonosobo.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, disampaikan bahwa Wonosobo memiliki kekayaan alam berupa lingkungan yang indah, udara sejuk dan tanah yang subur. Potensi tersebut, menurut pemerintah daerah, harus dirawat agar tetap menjadi ruang hidup yang sehat bagi masyarakat.
Keindahan alam bukan hanya sesuatu yang dapat dinikmati, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan kelestariannya.
“Karunia tersebut tidak cukup hanya dinikmati, melainkan membawa tanggung jawab melekat untuk merawat dan menjaga kebersihan agar menjadi ruang hidup yang sehat bagi masyarakat dan generasi mendatang,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Sampah Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Pemerintah Kabupaten Wonosobo menempatkan persoalan sampah sebagai tanggung jawab bersama. Pengelolaan yang tidak dilakukan dengan baik dapat berdampak lebih luas daripada sekadar membuat lingkungan terlihat kotor.
Sampah yang tidak tertangani dapat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, kualitas hidup, serta keindahan wilayah.
Karena itu, pemerintah daerah mendorong keterlibatan masyarakat dalam setiap tingkatan. Pengelolaan sampah juga diharapkan tidak hanya dilakukan ketika ada kegiatan bersih lingkungan, tetapi dimulai dari kebiasaan sehari-hari, termasuk dari rumah.
Peluncuran GELORA Indonesia ASRI melalui WCD 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkuat gerakan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyampaikan bahwa agenda itu merupakan bagian dari gerakan yang digagas Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Aksi kebersihan diarahkan untuk dilakukan secara berkelanjutan dan masif.
Aksi Bersih Setiap Selasa
Salah satu arahan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah pelaksanaan aksi bersih setiap Selasa.
Kegiatan diharapkan dapat menjadi agenda rutin setelah apel pagi, terutama di lingkungan perkantoran. Kebiasaan serupa kemudian didorong meluas ke sekolah, fasilitas umum, ruang publik dan lingkungan masyarakat.
Gerakan tersebut melibatkan seluruh perangkat daerah, TNI, Polri, BUMN, BUMD, pihak swasta, organisasi masyarakat hingga rumah tangga.
Dinas Lingkungan Hidup berperan sebagai pengawal utama pelaksanaan. Sementara monitoring dan evaluasi dilakukan oleh Inspektorat. Hasil pelaksanaan selanjutnya dilaporkan secara rutin kepada Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri.
Pola tersebut diharapkan membuat gerakan kebersihan tidak berhenti pada kegiatan simbolis. Ada pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi yang berjalan secara berkelanjutan.
Kodim 0707/Wonosobo Ikut Menguatkan Gerakan
Kodim 0707/Wonosobo turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan GELORA Indonesia ASRI dan aksi bersih WCD 2026.
Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Arh Siswoto Nurharjo mengatakan kebersihan, terutama dalam pengelolaan sampah, merupakan tanggung jawab seluruh pihak.
Menurutnya, kegiatan seperti aksi bersih perlu didukung bersama agar kepedulian terhadap lingkungan tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
Siswoto juga mengingatkan agar gerakan tersebut tidak berhenti pada slogan. Budaya peduli lingkungan harus dimulai dari tempat-tempat yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat.
Mulai dari perkantoran, sekolah, fasilitas umum dan ruang publik hingga lingkungan permukiman, kepedulian terhadap kebersihan perlu dilakukan secara konsisten.
“Lingkungan bersih terwujud dari budaya bersih yang dilakukan bersama, berkelanjutan, dan masif,” tegasnya.
Dari Kegiatan Menjadi Kebiasaan
Pesan utama GELORA Indonesia ASRI pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan seberapa banyak sampah yang berhasil dikumpulkan dalam satu kegiatan.
Lebih jauh, gerakan tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa kebersihan merupakan bagian dari tanggung jawab setiap orang.
Kebiasaan memilah dan mengelola sampah dari rumah, menjaga fasilitas umum, serta tidak membuang sampah sembarangan menjadi bagian dari perubahan yang diharapkan tumbuh di tengah masyarakat.
Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan gerakan tersebut.
Melalui WCD 2026, Kabupaten Wonosobo berharap GELORA Indonesia ASRI tidak hanya dikenang sebagai sebuah kegiatan peluncuran, tetapi berkembang menjadi budaya yang terus dijalankan di berbagai lingkungan kehidupan masyarakat.
Dengan demikian, upaya menjaga Wonosobo tetap resik dan asri dapat menjadi kebiasaan bersama yang berlangsung dari hari ke hari dan diwariskan kepada generasi berikutnya.***











