JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Indonesia masa bakti 2026–2031 pada Rabu (22/7/2026) malam di kawasan Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta.
Agenda nasional tersebut menjadi salah satu rangkaian penting menjelang puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB. Ribuan pengurus dari berbagai daerah dijadwalkan mengikuti prosesi pelantikan sebagai bagian dari konsolidasi organisasi untuk lima tahun ke depan.
Berdasarkan susunan acara, pelantikan berlangsung mulai pukul 19.45 hingga 21.45 WIB di kawasan Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua DKI Jakarta.
Pimpinan DPC Wajib Mengenakan Pakaian Adat
Salah satu hal yang menarik perhatian dalam pelantikan kali ini adalah ketentuan busana bagi para peserta.
Seluruh pimpinan DPC PKB yang dilantik diwajibkan mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing. Ketentuan tersebut menjadi simbol keberagaman budaya Nusantara sekaligus mencerminkan semangat kebangsaan yang selama ini diusung PKB.
Sementara itu, Ketua Dewan Syura dan Ketua Dewan Tanfidz menerima Pin PKB saat proses registrasi sebelum mengikuti prosesi pelantikan.
Adapun pengurus DPW serta anggota DPRD yang tidak mengikuti pelantikan diwajibkan mengenakan kemeja resmi PKB berwarna putih lengan panjang sesuai ketentuan panitia.
Dress code tersebut diberlakukan selama rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek), pelantikan pengurus, hingga puncak peringatan Harlah ke-28 PKB.
Momentum Konsolidasi Nasional
Pelantikan pengurus DPC PKB se-Indonesia menjadi momentum penting bagi partai untuk memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah.
Pengurus yang dilantik akan mengemban amanah memimpin DPC PKB di masing-masing kabupaten dan kota selama periode 2026–2031. Mereka diharapkan mampu memperkuat struktur partai sekaligus meningkatkan pelayanan politik kepada masyarakat.
Selain prosesi pelantikan, para peserta juga mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang membahas penguatan kapasitas organisasi, strategi pemenangan politik, hingga pengembangan pelayanan kepada konstituen.
Bagian dari Rangkaian Harlah ke-28 PKB
Pelantikan pengurus DPC merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Harlah ke-28 PKB yang berlangsung di Jakarta.
Selain agenda konsolidasi internal, peringatan Harlah juga diisi berbagai kegiatan seperti diskusi kebangsaan, forum ekonomi rakyat, kegiatan sosial, hingga pembahasan isu transformasi digital dan penguatan ekonomi berbasis konstitusi.
Dengan kehadiran para pimpinan DPC mengenakan pakaian adat dari seluruh Indonesia, pelantikan malam ini tidak hanya menjadi agenda organisasi dan politik, tetapi juga menampilkan kekayaan budaya nasional sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
PKB berharap pelantikan pengurus DPC masa bakti 2026–2031 menjadi langkah awal memperkuat soliditas partai sekaligus memperkokoh sinergi antara pengurus pusat dan daerah dalam menghadapi agenda politik dan pembangunan nasional ke depan. (arief)










