Belasan Siswa SMPN 3 Candimulyo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Enam Dirawat di Puskesmas dan RS

Polresta Magelang berkunjung Rumah sakit tempat para siswa dirawat. foto Istimewa
Polresta Magelang berkunjung Rumah sakit tempat para siswa diduga keracunan MBG dirawat. (foto _ Istimewa)
banner 468x60

BOROBUDURCHANEL.COM – MAGELANG – Belasan siswa SMP Negeri 3 Candimulyo, Kabupaten Magelang, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa nasi kuning yang dipasok dari SPPG Tempak, Jumat (7/8/2026). Enam siswa harus mendapatkan perawatan medis setelah mengalami gejala seperti sakit perut, mual, hingga panas dingin.

Peristiwa ini langsung menjadi perhatian aparat kepolisian dan Dinas Kesehatan. Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang telah diamankan petugas.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Gejala Muncul Setelah Jam Pelajaran Berakhir

Kejadian mulai diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Sekitar pukul 14.30 WIB, sedikitnya enam siswa telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan setelah mengeluhkan kondisi tubuh yang memburuk usai mengonsumsi menu MBG.

Dua siswa menjalani perawatan di Puskesmas Candimulyo, yakni Bagas asal Dusun Sajen dan Reza asal Dusun Semen. Sementara empat siswa lainnya dirujuk ke RSUD Merah Putih, yaitu Nouval asal Dusun Worawari, Rafa asal Dusun Bateh, Pujangga asal Dusun Salam, dan Ahmad Zainuri asal Dusun Nglampu.

Guru SMP Negeri 3 Candimulyo, Wahyudi, mengatakan makanan MBG tidak seluruhnya langsung disantap di sekolah. Sebagian siswa memilih membawa pulang makanan karena belum sempat mengonsumsinya.

Menurutnya, keluhan baru mulai dirasakan setelah kegiatan belajar mengajar selesai sekitar pukul 13.20 WIB.

“Setelah jam pelajaran selesai sekitar pukul 13.20 WIB, mereka mulai mengeluh. Ada yang sudah buang air di toilet. Keluhannya sakit perut dan panas dingin,” ujar Wahyudi.

Selain sakit perut dan mual, beberapa siswa juga mengalami gangguan pencernaan sehingga harus bolak-balik ke toilet sebelum akhirnya mendapat penanganan dari guru dan petugas kesehatan.

Polisi Amankan Sampel Makanan

Mendapat laporan adanya dugaan keracunan, Polresta Magelang segera mendatangi lokasi kejadian serta rumah sakit tempat para siswa dirawat.

Wakasat Reskrim Polresta Magelang AKP Toyip Riyanto mengatakan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab insiden tersebut.

“Untuk sampel makanan yang dikonsumsi para siswa sudah diambil oleh pihak puskesmas. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Toyip Riyanto.

Menurutnya, hasil uji laboratorium akan menjadi dasar untuk mengetahui apakah gejala yang dialami para siswa benar disebabkan oleh makanan MBG atau terdapat faktor lain.

Hasil Laboratorium Masih Ditunggu

Para siswa yang mengalami gejala langsung mendapatkan penanganan awal sebelum dievakuasi ke Puskesmas Candimulyo maupun RSUD Merah Putih.

Sementara itu, petugas kesehatan telah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab insiden untuk diperiksa di laboratorium.

Polisi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang masih melakukan penyelidikan dan pendataan terhadap siswa yang mengalami keluhan. Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi dasar penetapan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. (Gk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *