BOROBUDURCHANEL – JAKARTA – Harga pangan nasional di pasar tradisional kembali mengalami pergerakan pada Senin (20/7/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, mayoritas komoditas pangan mengalami kenaikan, terutama beras, bawang, cabai merah, gula pasir premium, dan minyak goreng. Sementara itu, harga cabai rawit, daging ayam ras, dan daging sapi justru mengalami penurunan.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai merah besar yang melonjak hampir 19 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Di sisi lain, seluruh kategori beras juga mengalami kenaikan harga, menandakan tekanan harga masih terjadi pada kebutuhan pokok masyarakat.
Harga Beras Naik di Seluruh Kategori
Data PIHPS Bank Indonesia menunjukkan seluruh jenis beras mengalami kenaikan harga pada perdagangan hari ini.
Berikut daftar harga beras nasional:
- Beras kualitas bawah I naik 7,12% menjadi Rp15.800/kg
- Beras kualitas bawah II naik 5,15% menjadi Rp15.300/kg
- Beras kualitas medium I naik 3,35% menjadi Rp16.950/kg
- Beras kualitas medium II naik 3,10% menjadi Rp16.650/kg
- Beras kualitas super I naik 0,85% menjadi Rp17.800/kg
- Beras kualitas super II naik 3,79% menjadi Rp17.800/kg
Kenaikan harga beras ini menjadi perhatian karena komoditas tersebut merupakan kebutuhan pokok utama masyarakat Indonesia.
Harga Bawang dan Cabai Merah Ikut Melonjak
Kelompok hortikultura juga mencatat kenaikan cukup signifikan.
Harga bawang merah ukuran sedang naik 9 persen menjadi Rp49.050 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang meningkat 10,51 persen menjadi Rp48.900 per kilogram.
Sementara itu, pada komoditas cabai terjadi pergerakan yang bervariasi.
- Cabai merah besar naik 18,96% menjadi Rp58.350/kg
- Cabai merah keriting naik 0,42% menjadi Rp48.150/kg
- Cabai rawit hijau turun 29,57% menjadi Rp36.450/kg
- Cabai rawit merah turun 6,84% menjadi Rp55.150/kg
Cabai merah besar menjadi komoditas dengan kenaikan harga tertinggi pada perdagangan hari ini.
Minyak Goreng dan Gula Premium Ikut Menguat
Harga minyak goreng juga mengalami kenaikan di seluruh kategori.
Rinciannya sebagai berikut:
- Minyak goreng curah naik 4,39% menjadi Rp21.400/liter
- Minyak goreng kemasan bermerek I naik 7,84% menjadi Rp26.150/liter
- Minyak goreng kemasan bermerek II naik 7,69% menjadi Rp25.200/liter
Sementara pada kelompok gula, gula pasir kualitas premium naik 8,13% menjadi Rp21.950/kg, sedangkan gula pasir lokal masih bertahan di Rp19.100/kg.
Harga Daging Ayam dan Sapi Turun
Berbeda dengan komoditas pangan lainnya, harga protein hewani justru menunjukkan tren penurunan.
PIHPS mencatat:
- Daging sapi kualitas I turun 1,3% menjadi Rp148.600/kg
- Daging sapi kualitas II turun 1,62% menjadi Rp139.600/kg
- Daging ayam ras segar turun 1,19% menjadi Rp37.450/kg
Namun demikian, harga telur ayam ras segar justru naik 8,12 persen menjadi Rp31.300 per kilogram.
Mayoritas Harga Pangan Masih Mengalami Kenaikan
Secara keseluruhan, pergerakan harga pangan nasional pada Senin (20/7/2026) masih didominasi kenaikan. Beras, bawang, cabai merah besar, minyak goreng, dan gula premium menjadi komoditas yang mengalami penguatan harga.
Sementara itu, penurunan harga masih terjadi pada cabai rawit hijau, cabai rawit merah, daging ayam ras segar, dan daging sapi. Pergerakan harga tersebut menjadi gambaran dinamika pasokan dan permintaan di pasar tradisional yang terus dipantau pemerintah melalui PIHPS Bank Indonesia. (ARIEF)










