Polresta Magelang Petakan Kompetensi 52 Perwira untuk Penguatan SDM Polri

WhatsApp Image 2026 09 10 at 14.04.42
Sebanyak 52 personel Polresta Magelang mengikuti CAT pemetaan kompetensi. Tes psikometri dijadwalkan 16 September 2026. ( Dok Polresta Magelang)
banner 468x60

BOROBUDURCHANEL.COM — MAGELANG, – Sebanyak 52 personel Polresta Magelang berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) dan Inspektur Polisi Satu (Iptu) menjalani Computer Assisted Test (CAT) dalam rangka pemetaan kompetensi personel di lingkungan Polda Jawa Tengah, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan berlangsung di Laboratorium Komputer SMK Negeri 1 Kota Magelang mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. Pelaksanaan tes dilakukan secara serentak dan terintegrasi melalui zoom meeting bersama jajaran Polda Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pemetaan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia Polri, khususnya untuk memperoleh gambaran mengenai kompetensi dan potensi personel secara lebih objektif dan terukur.

Kabag SDM Polresta Magelang Kompol Andy Wasono, S.Psi., M.Psi., Psikolog, turut memantau pelaksanaan kegiatan bersama Kasubbag Binkar Bag SDM, helpdesk/operator dan seluruh peserta.

Dibuka Bersama Jajaran Polda Jawa Tengah

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa.

Selanjutnya, Kabag Binkar Biro SDM Polda Jateng AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan laporan pelaksanaan pemetaan kompetensi.

Pembukaan kemudian dilakukan oleh Wakapolda Jateng Brigjen Pol. Dr. Latif Usman, S.I.K., M.Hum.

Sebelum CAT dimulai, Karo SDM Polda Jateng Kombes Pol Dr. Noviana Tursanurohmad, S.I.K., M.Si., memberikan arahan kepada para peserta.

Peserta selanjutnya mendapatkan panduan teknis sebelum mengikuti pelaksanaan CAT TPM secara serentak.

Pelaksanaan dengan sistem terintegrasi tersebut memungkinkan proses pemetaan kompetensi dilakukan secara seragam di jajaran Polda Jawa Tengah.

Bukan Sekadar Mengikuti Tes

Kompol Andy Wasono menjelaskan bahwa pemetaan kompetensi tidak dimaksudkan sekadar sebagai rangkaian tes bagi personel.

Menurut dia, hasil pemetaan dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan dan potensi masing-masing personel yang selanjutnya dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan organisasi.

“Pemetaan ini penting untuk mengetahui kompetensi dan potensi personel secara lebih objektif dan terukur. Data yang diperoleh nantinya dapat menjadi salah satu bahan dalam pengembangan sumber daya manusia dan penataan personel sesuai kebutuhan organisasi,” kata Andy.

Ia menambahkan, pengembangan sumber daya manusia Polri perlu dilakukan dengan pendekatan berbasis kompetensi.

Dengan cara tersebut, setiap personel memiliki ruang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memberikan kontribusi yang optimal dalam menjalankan tugas kepolisian.

Andy juga meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan serius.

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh. Hasil pemetaan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kompetensi personel, sekaligus menjadi dasar untuk pengembangan kemampuan dan karier yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Tes Berlanjut ke Tahap Psikometri

Pelaksanaan CAT di Polresta Magelang berlangsung aman, tertib dan lancar.

Seluruh peserta dapat menyelesaikan tahapan tes tanpa kendala teknis maupun gangguan berarti.

Namun, rangkaian pemetaan kompetensi belum selesai. Tahap berikutnya adalah Tes Psikometri yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (16/9/2026) pukul 13.00 WIB.

Tes tersebut akan kembali dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMK Negeri 1 Kota Magelang.

Tahapan lanjutan ini menjadi bagian dari rangkaian pemetaan untuk memperoleh gambaran kompetensi personel secara lebih menyeluruh.

Dorong Personel Semakin Profesional

Pemetaan kompetensi menjadi salah satu bagian dari pengelolaan sumber daya manusia yang diarahkan agar penempatan dan pengembangan personel dapat dilakukan sesuai kebutuhan organisasi.

Bagi Polresta Magelang, proses tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan data mengenai kemampuan personel, tetapi juga membantu mengidentifikasi ruang pengembangan yang masih dapat diperkuat.

Dengan basis data kompetensi yang lebih terukur, pengembangan kemampuan dan karier personel diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Rangkaian kegiatan tersebut pada akhirnya diarahkan untuk mendukung terwujudnya personel Polri yang semakin kompeten dan profesional.

Kemampuan sumber daya manusia yang terus dikembangkan juga menjadi bagian penting dalam menghadapi kebutuhan organisasi serta tantangan tugas kepolisian yang semakin beragam.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *