BOROBUDURCHANEL.COM MAGELANG — Rasa penasaran menyambut Muktamar NU ke-35 membuat M. Johan Wahyudi, warga Nahdliyin asal Sawangan, Kabupaten Magelang, memilih berangkat lebih awal menuju Jombang, Jawa Timur.
Johan menempuh perjalanan darat secara mandiri dengan mengendarai motor trail dari kediamannya di kawasan lereng Gunung Merapi, Sawangan, menuju arena Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
Ia memulai perjalanan pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Motor trail yang biasanya digunakan untuk trabas area persawahan, perkebunan hingga hutan, kali ini dibawa Johan menempuh perjalanan panjang melalui jalan raya non-tol.
Tak Sabar Menunggu Muktamar
Sebenarnya, warga Nahdliyin dari Magelang telah menyiapkan keberangkatan secara rombongan menggunakan bus pada Kamis (27/8/2026).
Namun, Johan mengaku tidak ingin menunggu hingga rombongan berangkat. Ia memilih berangkat dua hari lebih awal karena sudah tidak sabar ingin melihat suasana Jombang dan hiruk-pikuk persiapan Muktamar NU ke-35.
Dalam bahasa Jawa, Johan menyebut dirinya “ora kanten” atau “selak ra sabar”.
Konsekuensinya, perjalanan tersebut dilakukan secara mandiri dengan biaya pribadi.
“Saya ingin melihat langsung denyut nadi warga NU di sini (Tambakberas, red.) sebelum peserta muktamar dan romlah-romlah berdatangan. Baunya seperti apa sih,” kata Johan.
Tiba Sore Hari di Tambakberas
Perjalanan dari lereng Merapi menuju Jombang ditempuh Johan dalam waktu sekitar enam setengah jam.
Johan tiba di Tambakberas pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Ia langsung menuju stand FPTP (Forum Percepatan Transformasi Pesantren) yang berada di Gang 3 Tambakberas, persis di depan MTsN 3 Jombang.
Kedatangannya disambut para pekerja stand yang saat itu tengah menyelesaikan pemasangan lampu dan kelambu untuk persiapan kegiatan.
Setelah tiba di Jombang, Johan kemudian menyempatkan diri berziarah ke makam Gus Dur dan makam Mbah Wahab. Ia juga mengunjungi sejumlah posko warga Nahdliyin dari berbagai daerah dan kota yang berada di kawasan Tambakberas.
Tak lengkap rasanya perjalanan ke Jombang tanpa mencicipi kuliner yang dikaitkan dengan Gus Dur. Johan pun menyempatkan diri menikmati nasi kikil yang menjadi salah satu makanan kesukaan Gus Dur.
Pengalaman Pertama Naik Motor ke Muktamar
Bagi Johan, perjalanan kali ini menjadi pengalaman yang berbeda dibandingkan keikutsertaannya dalam muktamar sebelumnya.
Ia mengatakan, ketika mengikuti Muktamar NU di Lampung, perjalanan dilakukan bersama rombongan dengan menggunakan bus.
“Ini pengalaman pertama saya naik motor ke muktamar,” katanya.
Perjalanan menggunakan motor trail secara mandiri menjadi pengalaman tersendiri bagi Johan. Kendaraan yang selama ini identik dengan medan off-road justru digunakan untuk menempuh perjalanan antarkota menuju pusat pelaksanaan Muktamar NU ke-35.
Kini Johan sudah berada di Tambakberas untuk menyaksikan langsung suasana menjelang perhelatan lima tahunan NU tersebut, sebelum rombongan peserta dari berbagai daerah berdatangan.
Bagi warga Nahdliyin asal Sawangan itu, perjalanan dari lereng Merapi menuju Jombang bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi bagian dari antusiasmenya menyambut Muktamar NU ke-35. (Arief)










