Pengurus DPD APPSI Kabupaten Magelang Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pasar Tradisional

Pelantikan DPD APPSI Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Kabupaten Magelang diPasar Muntilan Kabupaten Magelang. Fotoyd
Pelantikan DPD APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) Kabupaten Magelang, diPasar Muntilan Kabupaten Magelang. (Foto,yd)
banner 468x60

BOROBUDURCHANEL.COM – MAGELANG – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Magelang resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Pendopo Pasar Tradisional Muntilan, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Kamis (23/7/2026) pukul 10.00 WIB.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI Jawa Tengah, Suwanto, disaksikan jajaran pengurus APPSI dari tingkat pusat dan provinsi, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Magelang yang diwakili Indah Sri Lestari, unsur Forkopimcam Muntilan, serta Perum Bulog Magelang.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat peran APPSI sebagai organisasi yang menaungi pedagang pasar tradisional sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Ketua DPD APPSI Kabupaten Magelang, Heri Surahman, menegaskan bahwa pasar tradisional memiliki kapasitas besar dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Menurutnya, pasar rakyat mampu menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, sayur-mayur, daging, ikan, telur hingga bumbu dapur dengan kualitas yang baik dan pasokan yang memadai.

Karena itu, APPSI mendorong agar pasar tradisional dilibatkan secara aktif dalam penyediaan bahan pangan untuk berbagai program pemerintah, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Pasar tradisional memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari rantai pasok program pemerintah. Jika pasar rakyat dilibatkan, manfaat ekonomi akan dirasakan langsung oleh para pedagang kecil,” kata Heri.

Menurutnya, selama ini berbagai program pemerintah yang membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar lebih banyak melibatkan distributor atau pemasok berskala besar. Padahal, pasar tradisional memiliki jaringan pedagang yang tersebar hingga tingkat kecamatan dan desa.

Heri menambahkan, APPSI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi pedagang pasar, tetapi juga siap menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan. Di tengah perubahan pola belanja masyarakat dan semakin berkembangnya pasar modern, keberadaan pasar tradisional membutuhkan dukungan kebijakan yang mampu meningkatkan daya saing.

Melalui sinergi dengan pemerintah, APPSI berharap pasar tradisional tidak hanya mampu bertahan, tetapi kembali menjadi tulang punggung distribusi pangan di daerah. Meningkatnya transaksi di pasar rakyat diyakini akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan ribuan pedagang kecil, pelaku usaha mikro, serta masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas perdagangan di pasar.

Sementara itu, Ketua DPW APPSI Jawa Tengah, Suwanto, berharap kepengurusan baru DPD APPSI Kabupaten Magelang mampu menjalankan organisasi secara profesional serta menjadi jembatan komunikasi antara pedagang pasar dengan pemerintah daerah dalam merumuskan berbagai kebijakan yang berpihak kepada pasar tradisional.

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen APPSI untuk terus mengawal eksistensi pasar rakyat agar tetap menjadi pusat perdagangan, distribusi pangan, dan penggerak utama ekonomi lokal di Kabupaten Magelang. (arief)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *