BOROBUDURCHANEL.COM – MAGELANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Magelang resmi dimulai. Upacara pembukaan yang dipusatkan di Dusun Piyamanan, Desa Girikulon, Kecamatan Secang, Kamis (16/7/2026), dipimpin Wakil Bupati Magelang, Sahid, sebagai Inspektur Upacara.
Program kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Magelang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan masyarakat tersebut akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Fokus kegiatan tidak hanya pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga pemberdayaan masyarakat melalui berbagai penyuluhan dan kegiatan nonfisik.
Membacakan amanat Bupati Magelang, Sahid mengatakan TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan desa, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan peningkatan akses terhadap fasilitas dasar.
“Program TMMD Sengkuyung adalah salah satu program TNI Manunggal Membangun Desa yang dilaksanakan oleh TNI bersama masyarakat dan pemerintah daerah. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pembangunan infrastruktur maupun kegiatan nonfisik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sahid.
Menurutnya, semangat Sengkuyung mencerminkan nilai kerja sama dan gotong royong antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting untuk mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga.
Ia menambahkan, pelaksanaan TMMD diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas wilayah pedesaan, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesadaran warga untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan.
“TMMD telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam percepatan pembangunan desa, memperkuat ketahanan nasional, dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” katanya.
Bangun Jalan Cor Blok dan Talud
Pada pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026, sasaran fisik yang dikerjakan meliputi pembangunan jalan cor blok sepanjang 500 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 12 sentimeter.
Selain itu, dibangun pula talud senderan sepanjang 70 meter dengan tinggi 1,3 meter, lebar atas 30 sentimeter, dan lebar bawah 60 sentimeter untuk mendukung stabilitas infrastruktur di kawasan tersebut.
Seluruh pekerjaan didukung anggaran sebesar Rp467.750.000, yang berasal dari APBD Kabupaten Magelang sebesar Rp300.750.000 serta APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp167.000.000.
Dilengkapi Penyuluhan Bela Negara hingga Kesehatan
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat.
Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan bela negara oleh Kodim 0705/Magelang, penyuluhan keamanan dan bahaya narkoba oleh Polresta Magelang, penyuluhan wawasan kebangsaan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Magelang, serta penyuluhan kesehatan dari Puskesmas Secang.
Dalam amanatnya, Sahid menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya karakter masyarakat yang peduli, mandiri, dan memiliki semangat kebersamaan.
“TMMD adalah bukti bahwa pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang membangun karakter, kesadaran, dan kebersamaan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan aktif menjaga dan melanjutkan hasil pembangunan di desa,” tuturnya.
Apresiasi untuk Kodim 0705/Magelang
Pemerintah Kabupaten Magelang juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0705/Magelang, atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan di berbagai wilayah Kabupaten Magelang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0705/Magelang, yang dengan penuh dedikasi terus berkontribusi bagi kemajuan wilayah di Kabupaten Magelang. Terima kasih juga kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Girikulon,” ujar Sahid.
Sementara itu, Danramil 05 Secang selaku Perwira Koordinator TMMD Sengkuyung Tahap III, Kapten Arm Sutikno Edha, menjelaskan pelaksanaan kegiatan mengacu pada Surat Telegram Danrem 072/Pamungkas Nomor SP-626/2026 tertanggal 8 Juli 2026.
Ia mengatakan kegiatan berlangsung selama 30 hari dengan lokasi pekerjaan di Dusun Piyamanan, Desa Girikulon.
“Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan cor blok sepanjang 500 meter dan pembangunan talud senderan sepanjang 70 meter. Selain itu juga dilaksanakan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, kamtibmas dan bahaya narkoba, serta penyuluhan kesehatan bagi masyarakat,” jelas Sutikno.
Menurutnya, keberhasilan TMMD sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat selama pelaksanaan program.
“Kami berharap seluruh masyarakat dapat bergotong royong bersama TNI sehingga seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan tepat waktu dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang. Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat inilah yang menjadi kekuatan utama dalam setiap pelaksanaan TMMD,” katanya.
Melalui TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Magelang bersama Kodim 0705/Magelang berharap pembangunan jalan dan talud di Desa Girikulon mampu memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.(*)











