Tata Cara Sholat Jadi Bahasan Di Rutinan Ngaji Sabtu Pagi MWC NU Mertoyudan Magelang

1004739325
Kajian Kita Irsyadul I'bad dan Wasiyatul Mustofa Oleh KH Nasrodin Khoir Sabtu (01/08/2026). (foto.doknu)
banner 468x60

BOROBUDURCHANEL.COM – MAGELANG – Tata cara menjalankan sholat dengan penuh kekhusyukan menjadi pembahasan utama dalam Pengajian Rutin Sabtu Pagi yang digelar di Kantor MWC NU Mertoyudan, Dusun Banar, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Sabtu (1/8/2026).

Kajian yang berlangsung setiap pekan ini menghadirkan KH Nasrodin Khoir sebagai pemateri. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk memahami tata cara ibadah sholat secara benar agar ibadah yang dijalankan tidak hanya memenuhi kewajiban, tetapi juga mampu menghadirkan kekhusyukan dan ketenangan hati.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sholat Khusyuk Dimulai dari Akhlak, Ilmu, dan Iman

Di hadapan para jamaah, KH Nasrodin Khoir menegaskan bahwa kemuliaan manusia tidak ditentukan oleh harta maupun jabatan, melainkan oleh akhlak, ilmu, dan keimanan.

“Manusia akan terhormat karena akhlak atau adab. Manusia akan terangkat derajatnya karena ilmu. Dalam agama, manusia akan selamat karena iman,” pesannya.

Beliau menjelaskan bahwa seorang muslim wajib memiliki adab kepada Allah SWT. Salah satu bentuk adab tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan sholat yang khusyuk sebagai bentuk penghambaan kepada Sang Pencipta.

Memahami Makna Bacaan Sholat agar Lebih Khusyuk

Menurutnya, kekhusyukan dalam sholat tidak cukup hanya dengan gerakan yang benar. Seorang muslim juga perlu memahami makna setiap bacaan yang dilafalkan dalam rangkaian sholat. Dengan memahami arti bacaan, hati akan lebih mudah menghadirkan rasa tunduk, takut, berharap, dan cinta kepada Allah SWT.

KH Nasrodin Khoir juga menekankan pentingnya menuntut ilmu agama. Pemahaman yang baik terhadap ajaran Islam akan membantu seseorang melaksanakan ibadah dengan benar, sehingga sholat tidak hanya menjadi kewajiban yang ditunaikan, tetapi juga mampu membentuk akhlak mulia serta meningkatkan kualitas keimanan.

Pengajian Rutin MWC NU Mertoyudan Perkuat Pemahaman Agama

Sementara itu, Ketua MWC NU Mertoyudan, Drs. Makhfud Maarif, mengatakan bahwa pengajian rutin Sabtu pagi tersebut telah berlangsung sekitar satu tahun dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

“Kajian rutin ini dilaksanakan setiap hari Sabtu pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. Materi disampaikan menggunakan kitab Irsadul Ibad dan Wasiyatul Mustofa sebagai bahan kajian yang dipelajari bersama jamaah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jamaah yang mengikuti pengajian berasal dari warga muslim Kecamatan Mertoyudan maupun masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Melalui kajian rutin ini, MWC NU Mertoyudan berharap semangat belajar agama terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga mampu melahirkan pribadi-pribadi yang berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki keimanan yang kuat.

Pengajian ditutup dengan ajakan kepada seluruh jamaah untuk terus memperbaiki akhlak, memperdalam ilmu agama, memperkuat iman, serta meningkatkan kualitas sholat agar menjadi ibadah yang benar-benar menghadirkan ketenangan hati dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. (Arief)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *